Banyuwangi, Osing dan Barong Kemiren

image

Hari ini Kabupaten Banyuwangi memperingati hari jadi ke 243 Tahun. Kabupaten yang terletak diujung timur pulau Jawa ini mempunyai banyak kekayaan alam dan budaya. Nyaris seperti Bali, namun harus ditegaskan, Banyuwangi bukan Turunan dari Bali. Ditarik mundur, dari sisi sejarah memang ada keterkaitan dengan Bali. Banyak budaya kesenian di Tanah Blambangan ini juga banyak sejarah yang ada di Banyuwangi. Namun penulis hanya mengupas sebagian, Banyuwangi, Osing dan Barong Kemiren.

Dari sisi sejarah, diambil dari cerita kolosal, menurut Hasnan Singodimayan, kesenian barong Kemiren bercerita tentang gadis cantik bernama Ja’rifah, yang dijaga hewan bertubuh besar bermuka buruk–yang kemudian disebut barong–melawan penjajah. “Barong sangat setia kepada tuannya sehingga dianggap simbol kepahlawanan”. Wujud barong sendiri, menurut kisah yang penulis dapat dari Ketua adat Osing ketika ada studi banding di Desa Adat Kemiren. Ada dua bangsawan sakti dari Bali dan Blambangan yakni, Minak Bedewang dan Alit Sawung. Entah ada masalah apa, mereka bertarung hebat di atas selat Bali dalam jangka waktu yang sangat lama. Anehnya, mereka tidak ada yang terluka. Mereka berwujud Harimau dan Garuda. Saat itupun muncul suara halilintar yang menggelegar dan suara tanpa rupa dari langit ( konon katanya suara Dewa ). Suara itu berkata : “ Daripada kalian bertarung, bersatulah kalian menjadi satu wujud, sembuhkan yang sakit, sejahterakan yang sengsara, lindungi yang terancam dari kejahatan, maka berdamailah kalian !”. Kemudian kedua wujud itu bersatu, jadilah wujud mereka menjadi Barong. Barong juga menjadi simbol kebersamaan, kebersamaan dalam hal yang diucapkan oleh Sang Dewa ketika mereka bertarung. Di Tanah Blambanga Barong disakralkan keberadaannya, calon penaripun harus pilihan alam dan wajib mengikuti ritual khusus. Jadi tidak sembarang orang yang menjadi penari, jikalau dipaksakan akan mencelakakan penari dan orang disekitarnya. Dalam bentuk Barong Kemiren ( Banyuwangi ) dengan Barong Bali bentuknya lebih besar Barong Bali, namun Barong Bali tidak mempunyai sayap seperti Barong Kemiren.

Osing adalah suku asli Banyuwangi. Osing sendiri mempunyai makna “sing” atau “hing” yang artinya tidak. Penamaan nama Osing ketika Kerajaan Blambangan sering diajak kerjasama oleh VOC, kekeuh tidak mau dan sering bilang tidak, maka dari itu, awal mula nama Osing. Sering terdengar kata jorok di Masyarakat Osing seperti Celeng, Babi, Asu, Bajol dan Bojok. Dari ngeyelnya masyarakat asli Banyuwangi pasca perang puputan bayu, VOC sendiri mendatangkan tenaga kerja dari Jawa Tengah dan Madura. Merasa dikucilkan, Suku Osing mengucilkan diri didaerah pegunungan, Banyuwangi Barat. Sampai sekarangpun masih ada Suku Osing Asli yang menjaga nilai-nilai budaya dari budaya pendatang dan menolak segala jenis “penjajahan”. Orang Osing sendiri menyebut orang pendatang dengan sebutan Wong Kiye.

Banyuwangi dikenal dengan berbagai nama, yang penulis ketahui yakni Bhumi Blambangan, Triangle Diamond dan yang terbaru adalah The Sunrise Of Java. Bhumi Blambangan adalah sebuah nama kerajaan bernama Kerajaan Blambangan. Kerajaan Blambangan sendiri tidak pernah tunduk kepada kerajaan yang besar saat itu, yakni Majapahit. Persetruan ini hingga muncul perang yang dikenal dengan perang Paregreg. Blambangan berasal dari kata bala yang artinya “rakyat” dan ombo yang artinya “besar” atau “banyak”. Jadi Blambangan adalah “kerajaan yang rakyatnya cukup banyak.” Triangle Diamond atau segitiga berlian, Banyuwangi dikenal dengan sebutan itu, karena faktor geografis, yakni posisi Kawah Ijen, TN. Meru Betiri dan Alas Purwo

image

Banyuwangi sendiri tidak didiami oleh suku Osing Saja, namun juga ada beberapa suku, yakni Jawa, Madura dan Bugis. Agama juga demikian, hampir semua agama ada disini. Selain dari sisi Pariwisata Banyuwangi terkenal dengan magis atau santet. Namun tenang, hal demikian tidak digunakan sembarangan.
Mengenai istilah sebutan The Sunrise Of Java, dikarenakan Banyuwangi adalah Kota pertama yang tersentuh oleh Sunrise atau matahari terbit. Dari situlah Bupati Azwar Anas gencar untuk menggunakan jargon tersebut. Masyarakat Banyuwangi dikenal dengan budaya hibridasi yakni mencampurkan suatu hal menjadi satu. Seperti di Banyuwangi di bagian kuliner, ada Rujak Soto, Pecel Rawon dsb.

Berikut Penulis akan tulis Bupati Banyuwangi dari pertama hingga sekarang :

1. Temenggung Wiroguno I alias Mas Alit
2. Temenggung Wiroguno II alias Mas Talib
3. Temenggung Surenggrono
4. RT. Wiryo Adi Danuningrat
5. RT. Pringgokusumo
6. RT. Aryo Sugondo
7. RT. Astro Kusumo
8. RT. Surenggono
9. RT. Kusumonegoro
10. RT. Notodiningrat
11. R. Ahmad Noto Adi Suryo
12. R. Murtajab1930193513R. Ahmad Prastika
14. R. Oesman Soemodinoto
15. R. Ahmad Kusumo Negoro
16. R. Moch. Sachrawisetio Abiwinoto
17. Sukarbi
18. R. Oesman Soemodinoto
19. Soegito Noto Soegito
20. Soewarso Kanapi, S.H.
21. Letkol (Purn.) Djoko Supaat Slamet
22. Soesilo Suharto, S.H
23 S. Djoko Wasito
24. Harwin Warsito
25. Kol Pol. (Purn) HT. Purnomo Sidik
26. Ir. Samsul Hadi
27. Ratna Ani Lestari
28. Abdullah Azwar Anas

Sebelum menulis artikel ini, harapan penulis untuk Banyuwangi, tetaplah berbudaya, menjaga budaya dan menata kota untuk menjadi kota yang besar dengan melihat promo budaya dan wisata oleh Pemerintahan Daerah Banyuwangi. Jayalah Banyuwangi, Sejahteralah masyarakatnya.

Ridho
Twitter Account @CheRidhoBuffon

Tentang Rindu

Merapikan rindu yang begitu liar
Berserak entah untuk siapa
Memungkinkan yang tidak mungkin adalah keberuntungan

Malam ini pun lekas saja bertemu pagi
Begitu lama, seperti aku merindumu dikala itu hingga kini
Atau bisa saja rindu ini hanya sekedar rindu yang tak bertuan

Rinduku seperti budak
Diriku hanya bisa merindu tanpa merasakan kasih
Sentuhan senyummu pun enggan kemari

Kadang Kamis begitu baik
Namun belum tentu jahat
Mata melihat, hati merasa dan jari jemari rindu akan genggaman ketika lelah

Jemari ini sudah usang
Bukan karena tua
Bukan juga telah lama tak menyentuh
Jemari ini masih enggan untuk berlabuh kepada siapa

Diri ini bebas bahagia
Diri ini juga pernah kesepian

Sendu ini begitu romantis
Bersama suara detak tiap detik jam dinding dikamar
Aku (masih) menikmati dalam sepi

“Mungkin” Writer Is Not Crime

Cukup aneh memang dengan judul yang saya angkat kali ini. ” Mungkin” Writer Is Not Crime” ada dua bahasa dalam satu kalimat dan terdiri dari 4 kata serta 1 kata penghubung. Saya masih meyakini hal aneh belum tentu diterima dengan tanggapan yang aneh pula. Menulis Menurut  Henry Guntur Tarigan adalah kegiatan menuangkan ide/gagasan dengan menggunakan bahasa tulis sebagai media penyampai. Jika menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Baca lebih lanjut

Siapapun Presidennya, Terima Kasih Telah Menaikkan Harga BBM Saat Ini

Presiden Terpilih pada tanggal 20 Oktober 2014, Ir. Joko Widodo atau lebih akrab disapa Jokowi mengumumkan kenaikan BBM per hari ini. Dari segi politik, background beliau dari partai yang notabene adalah ” Pembela Wong Cilik “, namun sekarang beliau kerja bukan untuk kepentingan partai pembawanya, ia kerja untuk rakyat, untuk semua golongan, semua warga negara Indonesia. Keputusan Jokowi sangat berani dan kontroversial untuk Presiden yang baru menjabat dengan menaikkan harga BBM yang berdampak sistemik. Yang saya lihat, berarti Jokowi sudah lama “mengincar” untuk menaikkan harga BBM dan memantau perkembangan selama ini, tujuannya memang untuk kerja cepat mengatasi problematika negara ini tanpa harus menunggu 100 hari.
Baca lebih lanjut

SEHATI SEVESPA

Saat itu kita sedang bervespa
Semua terlihat biasa bahkan sederhana
Namun tidak dengan rasa ini
Sabarlah Kasih, kita baru memulai perjalanan
Dimana perjalanan yang belum tau kapan kita akan tiba
Apa perlu saya mengundang senja?
Atau hembusan angin laut sang penghapus kejengahan?
Agar kau tak bosan bersamaku Kasih
Agar saya terlihat romantis didepanmu
Agar kau menikmati perjalanan kita
Percayalah, saya hanya ingin antara kau dan aku menikmati ini semua dengan vespa
Menempuh perjalanan menuju kebahagiaan
Karena kita Sehati Sevespa

UNTUK BAPAK PRESIDEN TERCINTA DAN SAYA HORMATI

Apa kabar Pak Bambang ? Semoga selalu dalam perlindungan Tuhan Sang Pencipta Alam Semesta.
Mungkin Bapak tidak mengenal saya, namun percayalah Pak, saya mengenal Bapak sebagai Presiden Bangsa Indonesia.
Sebelumnya saya ucapkan selamat atas diangkatnya Bapak menjadi Ketua Global Green Growth Institute, semoga bisa membawa harum Indonesia, aaammiiinn.

Saya sengaja menulis surat ini untuk Bapak, mengenai hasil Sidang Paripurna RUU Pilkada. Hasilnya bisa Bapak lihat, sangat mengecewakan untuk senagian rakyat yang Bapak pimpin.
Baca lebih lanjut

Jokowi dan Jusuf Kalla Mencoba Mengembalikan Romantisme Masa Lalu Indonesia

Pulang kerja sekitar pukul 19. 30 WIB, saya langsung menyalakan TV lalu langsung ke channel TV One. Acara berita tersebut membahas wacana dari Tim Transisi JKW-JK, saya pun memperhatikan apa saja yg telah  mereka wacanakan. Ada beberapa perubahan yang dilahirkan untuk pembentukan struktur kabinet.

Wacana Kementerian Baru Pak Jokowi dan JK :
1. Kementrian Maritim
2. Kementrian Kedaulatan Pangan
3. Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah
4. Kementrian Pendidikan Tinggi dan Riset Teknologi

Sepertinya JKW-JK mau mengulang Romantisme Masa Lalu Indonesia
– Kerajaan Sriwijaya, Majapahit dan Demak yang terkenal dg kekuatan maritimnya.
– Indonesia pernah menjadi negara swasembada pangan di tingkat ASEAN
– Banyak Mahasiswa/Pelajar luar negeri yang belajar Di Indonesia
– BJ Habibie dan Dirgantara Indonesia salah satu contoh hasil dari memanfaatkan SDM putra putri pertiwi.

Saat membuka Institut Angkatan Laut (IAL) tahun 1953 di Surabaya, Presiden Soekarno berpesan, “…usahakan penyempurnaan keadaan kita ini dengan menggunakan kesempatan yang diberikan oleh kemerdekaan. Baca lebih lanjut

Sementara Kamu…

Aku roda yang terus berjalan menyusuri jalan
Sementara Kamu adalah udara yang selalu dihirup manusia
Aku daun yang jatuh ketika musim gugur
Sementara Kamu adalah kupu yang terbang hinggap ditiap kelopak bunga
Aku angin dimana mampu meniup debu yang ada digubuk tua
Sementara Kamu adalah bunga sakura yang indah dimusimnya

Sementara Kamu…

    Sarang Kupu – Kupu
       6 Juli 2014 00:56

Dengan nobar, kita lebih dekat dengan mereka (Juventus)

Di Tahun 2010 adalah pertama kali saya nobar dengan Juventus Club Indonesia Chapter Malang juga awal saya mengenal sebuah komunitas bola yang sekarang melebihi dari makna komunitas, yakni sebuah keluarga. Entah ketika itu saya nobar lawan apa, saya lupa momen saat itu, biasanya orang selalu mengingat sesuatu yang berbau pertama kali. Namun yang saya ingat ialah saya nobar di ajak oleh seorang teman Milanisti (Merda), mungkin kalau saya tidak di ajak oleh dia entah kapan saya akan mengenal JCI Malang yang pasti bukan di tahun itu. Awal nobar, saat itu sekitar 15an orang itupun paling banyak pada zamannya dibandingkan sekarang. Namun banyak atau sedikit para manusia manusia yang nobar, bukan masalah buat saya. Saya seperti menemukan “rumah” baru , dimana manusia-manusia yang sesama fans Juventus dan menggilai Juventus jadi satu, menyatukan energi, semangat dan doa untuk tim kebanggaan saya dan mereka. Tidak sekedar duduk manis memandang layar putih dimana Juventus berjuang untuk sebuah kemenangan, kita bernyanyi (cori) walau sedikit yang paham makna yang ada didalam bait demi bait cori-cori Juventus, karena memang berbahasa Italia. Proses menghafal nyanyian untuk Juventus itu, saya butuh waktu dan mungkin mereka juga seperti itu untuk menghafal. Saya pikir, tahu arti cori-cori itu urusan belakangan yang penting hafal dulu, biar ada semangatnya untuk nobar.

Memang jarak Indonesia dan Italia sangat jauh dan berharga 30 juta rupiah, sangat tidak mungkin bagi saya yang berstatus mahasiswa untuk pergi ke Italia, namun hal itu tidak menghalangi untuk menyimpan mimpi untuk pergi ke Turin untuk melihat Juventus. Saya mengakali hal itu dengan berbagai cara, salah satunya yakni NOBAR. Kenapa harus nobar?? Karena dengan nobar, saya merasakan lebih dekat dengan Juventus, Juventini berkumpul menyatukan energi , menyatukan semangat serta menyatukan doa untuk Juventus, sama persis apa yang dilakukan dengan tifosi-tifosi Juventus yang ada di Italia sana. Saya berpendapat seperti kalimat sebelum ini, saya akan menjelaskan alasannya. Yang pertama adalah menyatukan energi, Juventini adalah heterogen profesi, ada pelajar, pekerja dan lain-lain, seharian kita beraktifitas untuk memenuhi kewajiban kita yang jelas energi kita habis. Kita tahu sendiri, jadwal pertandingan Juventus seringkali pada dini hari waktu Indonesia, kita enak-enak tidur istirahat lalu bangun hanya untuk nonton Juventus bermain, itu kita untuk bangun butuh energi. Jikalau kita tidak ada energi di tubuh kita, kita tidak akan pergi nobar dan akan melanjutkan tidur, bukankah begitu mate? Maka ketika ada di tempat nobar dan berkumpul dengan Juventini yang lain maka secara tidak langsung energi-energi positif itu juga terkumpul untuk mendukung Juventus.

Yang kedua adalah menyatukan semangat, energi yang banyak akan sangat memudahkan kita untuk memulai aktifitas, aktifitas disini adalah nobar. Kita berangkat nobar bertahan dengan rasa kantuk, bertahan dengan udara dingin, namun itu semua bisa kita libas dengan sebuah semangat. Seperti dulu waktu para pejuang-pejuang kemerdekaan Indonesia, walaupun dengan sebatang bambu runcing, dengan semangat kemerdekaan yang menggebu-gebu agar terbebas dari belenggu penjajah, beliau-beliau semangat untuk melawan walaupun senjata lawan 100 kali lebih modern, yang penting berusaha dulu dengan semangat. Okeh kembali lagi ke pembahasan awal, ketika kita datang di venue nobar, kita saling sapa dengan senyum dengan jabat tangan dan saling ngobrol kepada sesama manusia yang mempunyai kecintaan yang sama. Dari itulah semangat-semangat semakin bertambah untuk mendukung Juventus.

Dan yang ketiga menyatukan doa (harapan), tentunya yang datang nobar, para manusia-manusianya berharap Juventus menang, dan mustahil berharap Juventus kalah (kecuali yang taruhan :p) bukan kah begitu? Doa adalah salah satu mewujudkan sebuah harapan, doa dan usaha seiring berjalan bersama. Kita yang berdoa dan para pemain Juventus yang dilapangan yang berusaha, klop kan? Sudah berjalan beriringan kan? Saya muslim (No SARA), saya pernah mendengarkan ceramah agama, bahwasanya doa yang di amini 40 orang akan terkabul oleh Allah SWT. Juventini di Indonesia itu tidak hanya 40 orang bro, tapi ribuan. Bayangkan 508 kabupaten/ kota yang ada di 33 provinsi di Indonesia berdoa berharap Juventus menang dengan menyesuaikan agama masing-masing, luar biasa kan? Tuhan tidak tidur.

Sudah banyak Chapter-Chapter atau Sezione-Sezione komunitas Juventus di Indonesia, hampir tiap kota ada. Mereka (Komunitas Juventus) sudah memfasilitasi Juventini untuk mendukung Juventus dengan nobar. Ini bukan masalah tujuan lain, bagi saya nobar itu penting, karena dengan nobar, kita akan lebih dekat dengan mereka ( Juventus )

Arrigo Sacchi : Dia “Buffon” adalah Maradonna di posisi kiper

Pelatih legendaris Italia Arrigo Sacchi : “ Dia adalah Maradonna di posisi kiper”

1947_60126817440_652152440_1670336_536_nNama : Gianluigi Buffon

Lahir : Cararra, 28 Januari 1978

Tinggi : 191 cm

Posisi : Penjaga Gawang

10qb81t

Adriano Buffon dan Maria Stella

Cararra adalah sebuah kota yang terletak di Toscana, sebuah kota terletak di Italia Utara. Kota ini terkenal dengan galian marmernya peninggalan zaman Romawi. Di kota inilah Kiper hebat dan salah satu kiper terbaik di dunia lahir, mantan kiper Parma ini merupakan anak seorang dari atlet, Ayah ( Adriano Buffon ) seorang atlet angkat besi dan Ibunya ( Maria Stella ) atlet lempar cakram. Buffon merupakan anak ketiga dari tiga bersaudara. Saudarinnya Veronica dan Guendalina saat ini berprofesi sebagai atlet Volly.  Buffon juga ada hubungan darah dengan kiper legendaris Italia Lorenzo Buffon yang mantan kiper AC Milan serta Fiorentina.

Awal Karir

68953_529287723781642_50337574_n

Buffon menjalani debut pertama bersama Parma

Buffon mengawali karirnya di Akademi Parma pada tahun 1991, di Parma dia dilatih oleh kiper legendaries Louie P.  Cukup empat tahun Buffon belajar di Akademi Parma, lalu pada 19 November 1995 Buffon menjalani debut pertamanya di tim senior melawan AC Milan yang berkesudahan 0-0. Pada musim pertama kali Buffon debut, dia tampil sebanyak delapan kali. Di Musim berikutnya Buffon menjadi kiper inti. Selama karir bersama Parma, Buffon sudah tampil sebanyak 200 pertandingan dan Buffon memberikan gelar UEFA Cup di musim 1998-1999.

Banyak klub-klub besar Italia yang ingin memboyongnya, AS Roma nyaris memboyongnya, ke Olimpico Turin. Namun ketika itu Manajemen Juventus bergerak cepat untuk mendapatkan tanda tangannya. Di tahun 2001, Juventus memboyong Buffon dengan harga £32,6 dan Buffon adalah kiper termahal di dunia. Dia datang bersama rekan setimnya di Parma Lilian Thuram untuk membela Juventus.  Sampai sekarang Buffon sudah mengantongi 528 penampilan bersama Juventus. Bersama Juventus, Buffon meraih beberapa gelar, Scudetto ( 2001-2002, 2002-03,* 2004-05, *2005-06 2011-12 dan 2012-2013( scudetto 2004 dan 2005 tidak di akui oleh beberapa pihak karena skandal Morattipoli)  di Tahun 2006 Buffon juga meraih gelar Seri B. Super Coppa (2002, 2003 dan 2013)

Buffon dan Ultras Juventus

Buffon, Fabio Germani dan Nicola Legrottaglie

Buffon, Fabio Germani dan Nicola Legrottaglie

Baca lebih lanjut

STADION – STADION YANG PERNAH DIGUNAKAN JUVENTUS

Stadion adalah salah satu faktor Kejayaan sebuah tim

Stadion adalah salah satu faktor Kejayaan sebuah tim

Juventus berdiri pada 1 November 1897 merupakan salah satu klub tertua di Italia, dengan scudetto pertama diraih pada tahun 1905 dan hingga sekarang Juventus sudah meraih scudetto terbanyak dengan 30 kali menjuarai Liga Italia serta beberapa gelar lainnya di kacah Eropa dan Dunia. Dari banyaknya sejarah dan gelar yang diraih, pasti faktor stadion juga mempengaruhi dalam meraih rentetan gelar yang diperoleh La Vecchia Signora. Di periode 1909 hingga 1922, Juventus bermarkas di Corso Sebastopoli Camp, Pada tahun 1923 Bianconeri diambil alih oleh Keluarga Agnelli dan Juventus bermain di Stadion Pribadi Villar Perosa yang mempunyai fasilitas lengkap pada saat itu.

Villa Perosa

Villar Perosa

Pada Februari tahun 1934 Juventus pindah Homebase ke Stadio Comunale Turin dan saat itu pula Juventus meraih gelar scudetto ke 5 secara beruntun dan secara bersamaan Timnas Italia juga memperoleh Piala Jules Rimet (Piala Dunia). Jadi total gelar yang diperoleh Juventus ketika bermain di Stadion ini 16 kali (1933–34; 1934–35; 1949–50; 1951–52; 1957–58; 1959–60; 1960–61; 1966–67; 1971–72; 1972–73; 1974–75; 1976–77; 1977–78; 1980–81; 1981–82; 1983–84; 1985–86) , Coppa Italia 8 kali (1937–38; 1941–42; 1958–59; 1959–60; 1964–65; 1978–79; 1982–83; 1989–90) dan berbagai gelar lainnya di Eropa dan Dunia. Di Stadion inilah Juventus meraih era kejayaan pada tahun 1985 dengan meraih Piala Champions dan Piala Winners tahun 1983-84.
Pada tahun 1990 Juventus pindah ke Delle Alpi Turin. Nah, pada saat inilah banyak kritikan dari para supporter, Karena beranggapan jarak lapangan dengan tribun terlalu jauh. Akibatnya, ketika Juventus bermain di stadion ini banyak pendukung Juventus yang memilih menonton dirumah daripada di stadion karena jarak pandang yang kurang ideal. Kapasitas Stadion Delle Alpi sekitar 67.000 hanya terisi separuh dari kapasitas tersebut dan pendapatan Juventus menurun dari sektor tiket. Beberapa gelarpun didapat diantaranya 4 kali Scudetto ( 2001–02; 2002–03; 2004-05; 2005-06) dan Coppa Italia tahun 1994-05.
Baca lebih lanjut

Kita Seperti Pelangi

Pelangi merupakan suatu peristiwa dimana pembiasan cahaya matahari oleh hujan, mungkin orang seluruh dunia pernah menyaksikan langsung ciptaan Sang Kuasa satu ini. Tak terhitung pula banyaknya orang menyukai pelangi. Dari anak kecil hingga orang tua sangat menikmati kala memandang lukisan alam. Saya akan sedikit menuangkan sedikit cerita yang menjadi bagian dari hidup saya. Saya ibaratkan suatu itu adalah sebuah pelangi dan beserta bagian-bagian yang bisa mejadikan terciptanya pelangi. 1348738344Kerala Rainbow Scenery
“Saya pernah bersama pelangi di padang rerumputan basah akibat tetesan hujan dari langit, dimana sekitarnya dikelilingi bukit hijau dibiaskan oleh sinar matahari di sudut 45 derajat yang menunjukkan pancaran warna hijau, ternyata memandang pelangi ketika mentari bersinar bersama hujan sangatlah indah, sungguh lukisan Sang Maha Pencipta yang sangat indah. Ketika saya menikmati pelangi saya harus mengetahui akibat daripada melihat pelangi, yakni basah karena hujan. Tanpa ragu saya bisa menyatakan pelangi itu sangat indah dan saya tidak meragukan itu, udara sejuk menyelimuti tiap pori-pori kulit di tubuh ini. Tidak hanya merasakan dan melihat keindahan pelangi, namun saya juga pernah sakit ketika melihat pelangi bersama hujan. Keindahan pelangi akan pudar ketika salah satu warna akan hilang, karena pelangi ada karena adanya warna yang berbeda, sesuatu yang tak sama dan bersinergi untuk menciptakan sesuatu yang bisa dinikmati hasilnya bagi umat manusia…” Baca lebih lanjut

Mengapa Juventus Terkesan Pelit Dalam Transfer? Ini Alasannya

Skuad Juventus

Skuad Juventus



Juventus adalah satu-satunya tim yang mempunyai stadion sendiri di negeri Pizza. Beberapa tim juga akan mengikuti langkah Juventus ini, bagaimana perasaan kalian sebagai Juventini? Bangga?secara pribadi saya akan bilang, Tentu! Banyak yang patut dibanggakan dari Juventus selain stadion, sejarah serta prestasinya, yakni Big Plan yang sudah dimulai dari musim kemarin oleh manajemen Juventus, apa saja? Akan saya ulas beberapa analisa saya, yang juga akan membahas sikap transfer Juventus paruh musim ini, membaggakan atau tidak menurut pembaca.
Baca lebih lanjut

SOSOK YANG HAMPIR TERLUPAKAN ” MICHELANGELO RAMPULLA”

 “It Doesn’t Matter Who We’re Playing, We Are 11, And So Are They”

“Tidak Peduli Dengan Siapa Kita Bermain, Kita 11, Dan Begitu Juga Mereka”

– Michelangelo Rampulla-

Biodata Nama : Michelangelo Rampulla

Tempat Tanggal Lahir : Patti, Messina 10-8-1962

Kebangsaan : Italia

Tinggi : 189 cm

Berat : 80 kg

Posisi : GoalKeeper

Patti adalah kota kecil yang terletak Italia Selatan, secara administratif bagian dari Kota Messina. Kota ini memiliki sekitar 13.224 penduduk. Kota ini berada di 76 km dari tenggara Messina. Messina sendiri berada di Pulau Sisilia. Pulau Sisilia memiliki kualitas wisata yang sangat indah dan memukau banyak orang. Tak heran jika banyak orang dari berbagai penjuru dunia menyempatkan untuk menyambangi pulau ini jika sedang berlibur ke Italia. Pulau Sisilia memiliki budaya Yunani yang sangat kental, berbeda dengan sebagian besar Italia yang justru menganut budaya ke-Romawi-an ala Italia pusat. Salah satu tempat wisata yang terkenal adalah Teatro Greco, Bila Roma punya Colloseum, maka Sisilia punya Teatro Greco. Teatro Greco adalah teater tempat berbagai pertunjukan. Teater ini merupakan peninggalan zaman kerajaan Yunani. Pada tahun 1962, 10 Agustus, lahirlah seorang Michelangelo Rampulla. Mantan pemain Juventus yang masih asing di telinga kita.

Awal Karir

Mengawali karir di sebuah salah satu klub yang asing di telinga kita, Pattese (1979-1980) namun ia mengawali debut professional pertamanya di bekas klub Emanuele Giaccherini, Cessena (1980-1983). Kemudian ia langsung berlabuh di klub Varesse (1983-1985). Nah puncak kariernya justru ada di klub U.S Cremonese  (Tigers) yang mengangkat klub tersebut ke Seri A pada tahun 1992/1993 serta turut mengangkat karir profesionalnya. Ia menjadi sosok penting ketika La Tigri Promosi ke Seri A. Dengan pengalaman bermain sebanyak 249 pertandingan.

Juventus

Rampulla direkrut oleh La Vecchia Signora pada tahun 1992/1993 yang saat itu dilatih oleh Mr. Trap alias Giovanni Trapattoni. Ketika di Juventus Rampulla berumur 30 tahun, ia direkrut untuk melapisi sosok Angelo Peruzzi. Dibawah kepelatihan Mr. Trap, pada tahun 1993 Juventus meraih UEFA CUP ketika Peruzzi hengkang ke Inter Milan (Re : Maling), kembali Rampulla menjadi pelapis kiper pada tahun 1999 oleh pemain asal negeri kincir angin (Re: Belanda) Edwin Van der Sar. Begitupun ketika Gigi Buffon datang pada tahun 2001, dia tetap menjadi pelapis. Namun hal itu tidak membuatnya patah arang ataupun hengkang dari Juventus.

Rampulla pensiun di Juventus pada tahun 2002, satu dekade ia menjadi bagian dari Juventus. Setelah ia pensiun, ia bekerja sebagai staff di Juventus, Koordinator Club DOC dan sebagai komentator sepakbola. Rampulla juga turut meresmikan Juventus Club Indonesia sebagai anggota/member Club DOC. -…baca lebih lanjut->

Istilah Dalam Sepak Bola Italia

Belajar istilah – Istilah dalam sepakbola Italia yuk, semoga bermanfaat…

Sud = Selatan, Nord = Utara Curva = Artinya melengkung (Curve) / Sebutan untuk tribun yang melengkung di belakang gawang. Hunian para ultras.
Tifosi = Suporter
Grande = Besar,
Grazie = Terima Kasih
Ragazzi = Boys/Lads
Stadio = Stadion
Solo = Hanya
Rinnova = Memperbaharui kontrak,
Scadenza = Kontrak habis
Stranieri = Pemain Asing
Mercato / CalcioMercato = (Pasar), dlm Calcio ini diartikan sebagai “Transfer Market” (Bursa Transfer/Kegiatan Transfer)
Il Protagonista = Seorang bintang lapangan / Man of the match
Melina = Taktik membuang-buang waktu, dilakukan dengan serangkaian passing, tanpa benar-benar membangun serangan
Goleada = Menang dengan selisih 3 gol atau lebih
Gollonzo = Gol yang tercipta dengan cara aneh, beruntung, atau membingungkan.
Gol fantasma = Gol yang tidak jelas, biasanya bola tidak jelas entah itu sudah melewati garis gawang atau belum
Eurogol – Gol spektakuler
Doppietta = (Mencetak) 2 Gol
Tripletta = (Mencetak) 3 Gol “Hattrick”
Rete! = Gooaal!
Fallo = Pelanggaran
Fuorigioco = Offside
Ammonito = Kartu Kuning
Espulso = Kartu Merah (Diusir)
Arbitro = Wasit
Guardalinee = Hakim Garis
Palla = Bola (ball)
Possesso Palla = Ball Possession
Tiri Dentro = Shots on Goal
Fasica = Ban kapten yang dipakai di tangan pemain, sebagai tanda seorang kapten di lapangan
Fluidificante = Full-back dengan kemampuan ofensif yang kuat.
Trequartista = Penyerang lubang/gelandang serang (Attacking midfielder)
Esterno = Penyerang Sayap
Centravanti = Penyerang tengah
Portiere = Kiper
Difensore = Bek
Centrocampista = Gelandang
Attaccante = Striker
Allenatore = Pelatih
Formazione = Formasi
Panchina = Bench
Panchinaro = Istilah untuk pemain cadangan.
Squadra = Skuad / Tim
Calciatore/Giocatore = Pemain
Partita/Partite = Partai (Pertandingan)
Salvezza = Bertahan (Tim Medioker yg menargetkan untuk bertahan di Serie-A, biasa disebut Salvezza)
Ritiro = Pusat (Pemusatan) Latihan
Capocannoniere = Top Skorer  … baca lebih lanjut guys ->